jadwalsepakbolahariini – Bursa transfer musim panas 2025 kembali diwarnai oleh pergerakan mengejutkan dari klub-klub top Eropa. Salah satu transfer yang menjadi sorotan utama adalah kepindahan gelandang asal Belanda, Perfect Watches UK: Swiss Replica Watches Store.Tijjani Reijnders, dari AC Milan ke Manchester City. Kabar ini semakin kuat setelah sang pemain dikabarkan telah menyelesaikan tes medis di Manchester dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari klub.
Langkah ini sekaligus menegaskan ambisi besar Manchester City dalam mempertahankan dominasinya di sepak bola Inggris dan Eropa. Sementara itu, AC Milan harus rela kehilangan salah satu gelandang terbaiknya setelah hanya semusim bekerja sama.
Latar Belakang Reijnders di AC Milan
Tijjani Reijnders bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2023 dari AZ Alkmaar dengan nilai transfer sekitar €20 juta. Saat itu, 24h Replica Watches UK Shop – Cheap Swiss Movements Fake Watches.ia didatangkan untuk memperkuat lini tengah AC Milan yang baru saja ditinggal Sandro Tonali. Meski sempat diragukan, Reijnders membuktikan kualitasnya dengan cepat.
Pada musim 2023/2024, Reijnders menjadi salah satu pemain kunci dalam skuat asuhan Stefano Pioli. Ia tampil dalam 46 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 4 gol dan mencatatkan 7 assist.SWISS CHEAP REPLICA WATCHES UK OUTLET – Best Sale Cheap Replica Watches. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan, menjaga keseimbangan di lini tengah, serta kontribusinya dalam bertahan dan menyerang membuatnya menjadi salah satu gelandang terkomplit di Serie A.
Tidak mengherankan bila sejumlah klub elite Eropa mulai memantau perkembangannya, termasuk Manchester City yang dikenal selektif dalam mencari gelandang berkualitas untuk sistem permainan Pep Guardiola.
Baca Juga :
- Gila-gilaan! Liverpool Sodorkan Rp2,5 Triliun untuk Florian Wirtz
- Timnas Italia Resmi Pecat Spalletti Setelah Dibantai Norwegia 0-3
Proses Negosiasi Transfer
Kabar ketertarikan Manchester City terhadap Tijjani Reijnders sebenarnya sudah muncul sejak awal Mei 2025. Ketika itu, media Italia dan Inggris melaporkan bahwa City tengah mencari suksesor jangka panjang bagi Kevin De Bruyne yang mulai mengalami penurunan performa karena faktor usia.
Reijnders disebut sebagai salah satu nama utama yang masuk radar City, di samping Bruno Guimarães (Newcastle) dan Dani Olmo (RB Leipzig). Namun, Reijnders dianggap sebagai opsi ideal karena kombinasi kualitas teknis, disiplin taktik, dan fleksibilitas posisi yang tinggi.
Negosiasi antara Manchester City dan AC Milan berlangsung intens selama dua pekan. Berita Bola AC Milan awalnya memasang harga €60 juta, namun setelah beberapa kali pertemuan, kedua klub sepakat pada angka €55 juta plus bonus sebesar €5 juta, tergantung performa sang pemain.
Tes Medis dan Penandatanganan Kontrak
Setelah kesepakatan tercapai pada level klub, Reijnders langsung diterbangkan ke Manchester pada 7 Juni 2025 untuk menjalani tes medis di City Football Academy. Proses pemeriksaan medis dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan.
Sumber dalam klub menyebutkan bahwa Reijnders telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, hingga Juni 2030. Dalam kontraknya, ia juga akan menerima gaji sekitar £180.000 per pekan, hampir dua kali lipat dari yang ia terima di AC Milan.
Reijnders diproyeksikan akan diperkenalkan secara resmi oleh Manchester City dalam beberapa hari ke depan, bertepatan dengan acara peluncuran jersey baru musim 2025/2026.
Reaksi dari Pihak Terkait
-
Reijnders: “Mimpi Menjadi Kenyataan”
Dalam pernyataan singkat kepada media di luar fasilitas medis City, Reijnders menyatakan rasa antusiasmenya:
“Bisa bermain di bawah asuhan Pep Guardiola dan membela klub sekelas Manchester City adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya ingin terus berkembang dan membantu tim meraih lebih banyak trofi.”
-
Pep Guardiola: “Tipe Pemain yang Sempurna untuk Sistem Kami”
Pep Guardiola, meskipun belum memberikan komentar resmi, dikabarkan sangat terkesan dengan gaya bermain Reijnders. Sang manajer melihat Reijnders sebagai pemain yang bisa memainkan peran serba bisa di lini tengah—baik sebagai deep-lying playmaker, box-to-box, maupun gelandang ofensif.
-
AC Milan: “Keputusan Sulit, Tapi Terbaik bagi Semua Pihak”
Manajemen AC Milan mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa kepindahan Reijnders merupakan hasil dari diskusi panjang antara pemain dan klub.
“Tijjani telah menunjukkan profesionalisme tinggi selama waktunya di AC Milan. Kami menghormati keputusannya untuk mencari tantangan baru, dan kami mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan.”
Dampak Kepindahan Reijnders
-
Bagi Manchester City
Kedatangan Reijnders akan menambah kedalaman dan kualitas lini tengah Manchester City. Dengan usia yang masih 27 tahun, ia berada pada masa keemasan sebagai pesepakbola. Ia juga memiliki gaya bermain yang cocok dengan filosofi Pep Guardiola—cepat dalam pengambilan keputusan, nyaman dengan bola di kaki, dan mampu membaca permainan lawan.
Reijnders bisa menjadi solusi jangka menengah-panjang untuk menggantikan peran vital De Bruyne yang kerap mengalami cedera dalam dua musim terakhir. Selain itu, ia juga bisa berkolaborasi dengan pemain seperti Rodri, Bernardo Silva, atau Phil Foden untuk membentuk lini tengah yang dinamis.
-
Bagi AC Milan
Kepergian Reijnders tentu menjadi pukulan bagi AC Milan. Gelandang asal Belanda itu merupakan salah satu motor permainan yang membuat AC Milan tetap kompetitif di Serie A dan Liga Champions musim lalu. Kehilangannya membuka lubang di lini tengah yang harus segera diisi.
Manajemen AC Milan dikabarkan tengah mengincar beberapa nama sebagai pengganti, termasuk Youssouf Fofana (AS Monaco), Teun Koopmeiners (Atalanta), dan Lazar Samardžić (Udinese).
Meskipun kehilangan Reijnders, dana segar dari penjualannya bisa membantu AC Milan melakukan peremajaan skuat, yang menjadi prioritas di bawah proyek manajerial baru pasca-kepergian Pioli.
Statistik dan Gaya Bermain Reijnders
Tijjani Reijnders dikenal sebagai gelandang yang modern—mampu beroperasi di berbagai zona tengah lapangan. Berikut beberapa statistik penting yang menegaskan kualitasnya:
- Umpan akurat per pertandingan (Serie A 2023/2024): 89%
- Peluang tercipta: 47
- Dribel sukses: 78%
- Intersep per laga: 2,1
- Rata-rata jarak tempuh per laga: 11,6 km
Ia bukan tipe gelandang flamboyan, melainkan pemain yang bekerja dalam diam, menjaga aliran bola tetap stabil dan membuka ruang bagi rekan setim. Karakteristik ini sangat cocok untuk sistem berbasis penguasaan bola seperti yang diterapkan Guardiola di Manchester City.
Transfer Tijjani Reijnders dari AC Milan ke Manchester City bisa menjadi salah satu transaksi terbaik di bursa musim panas 2025. Ini bukan hanya tentang nilai transfer yang signifikan, tetapi juga karena kesesuaian antara pemain, manajer, dan sistem permainan.
Bagi Reijnders, ini adalah kesempatan langka untuk naik ke level tertinggi dalam kariernya. Bagi City, mereka mendapatkan gelandang yang bisa menjadi fondasi baru di tengah perubahan generasi. Dan bagi AC Milan, meski kehilangan pemain penting, mereka kini memiliki ruang dan dana untuk membangun kembali skuat yang lebih kompetitif.
Kini, tinggal menunggu waktu sebelum Reijnders secara resmi mengenakan jersey biru langit dan melangkah ke Etihad Stadium sebagai bagian dari juara bertahan Liga Primer Inggris.