Siapa itu Lev Yashin ?

Fakta tentang Lev Yashin kiper legendaris dunia

jadwalsepakbolahariini.comDikenal oleh banyak orang sebagai kiper terbaik dalam sejarah sepak bola, Lev Ivanovich Yashin (Rusia: Лев Иванович Яшин; lahir 22 Oktober 1929 – 20 Maret 1990) adalah seorang pemain sepak bola profesional yang berasal dari Uni Soviet. Ia merupakan kiper pertama dan satu-satunya yang mendapatkan Ballon d’Or, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai oleh kiper lainnya. Ia terkenal karena kemampuan bergeraknya yang cepat, keahliannya dalam mengatur posisi, penampilannya yang mengintimidasi di dekat gawang, serta penyelamatan refleksnya yang luar biasa. Di samping itu, ia juga menjabat sebagai wakil ketua Federasi Sepak Bola Uni Soviet. berikut selengkapnya

 

Kapten Dengan Posisi Penjaga Gawang

Dengan memimpin seluruh lini belakang, Yashin mengubah cara posisi penjaga gawang dijalankan dan mendapatkan pengakuan. Ia memiliki suara yang keras di area gawang, meneriakkan arahan kepada para pemain bertahannya, keluar dari garis gawang untuk menghadang umpan silang, dan berlari keluar untuk menghadapi penyerang, berbeda dengan penjaga gawang lain yang hanya menunggu di gawang selama pertandingan. Pada Piala Dunia 1958 yang disiarkan ke seluruh dunia untuk pertama kalinya, penampilannya meninggalkan kesan mendalam bagi penonton di seluruh dunia. Ia mengenakan seragam hitam (sebenarnya biru tua) dari kepala hingga kaki, sehingga dijuluki Laba-laba Hitam atau Macan Kumbang Hitam, yang semakin membawanya ke popularitas.

Yashin ikut berpartisipasi dalam tiga Piala Dunia antara tahun 1958 dan 1966, dan pada tahun 1970, ia menjadi anggota tim yang tidak bermain. Ia terpilih sebagai anggota Tim Impian Piala Dunia FIFA pada tahun 2002, untuk Tim Sepanjang Masa Piala Dunia FIFA pada tahun 1994, dan juga untuk Tim Dunia Abad ke-20 pada tahun 1998. FIFA menyatakan bahwa Yashin telah melakukan penyelamatan lebih dari 150 penalti pada level profesional, membuatnya sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak. Di samping itu, ia juga mencetak lebih dari 270 pertandingan tanpa kebobolan sepanjang kariernya, dan berhasil mendapatkan medali emas di Olimpiade 1956 serta di Kejuaraan Eropa 1960.

Penghargaan yang di raih oleh Yashin

Pada tahun 1963, Yashin menjadi kiper pertama yang menerima penghargaan sebagai pemain terbaik di Eropa. Selain itu, pada tahun 2020, ia diakui secara anumerta dan masuk dalam daftar sebelas pemain terhebat sepanjang sejarah, serta dihormati sebagai kiper terbaik di abad ke-20. Di tahun 2021, ia dinyatakan sebagai kiper terhebat sepanjang masa. IFFHS menggambarkannya sebagai kiper terbaik dalam sejarah sepak bola pada tahun 2025. Pada bulan November 2003, dalam rangka merayakan Yubileum UEFA, Persatuan Sepak Bola Rusia memilihnya sebagai Pemain Emas Rusia, untuk mengakui prestasinya yang sangat luar biasa selama lima dekade. Pada tahun 2019, France Football menciptakan Trofi Yashin untuk kiper dengan kinerja terbaik dan trofi ini diberikan bersamaan dengan Ballon D’Or.

Perjalanan Club Lev Ivanovich Yashin


Seragam Dynamo Moscow milik Yashin (tengah), di samping seragam Platini (kiri) dan Kahn (kanan) di Museum San Siro.

Debut Yashin untuk Dynamo Moscow terjadi pada tahun 1950 dalam sebuah pertandingan persahabatan. Debut tersebut bukanlah yang ia harapkan, karena ia kebobolan gol mudah yang dicetak langsung dari sapuan kiper lawan. Tahun itu ia hanya bermain dalam dua pertandingan liga, dan tidak tampil lagi dalam pertandingan senior hingga tahun 1953. Namun ia tetap bertekad, dan tetap di Dynamo sebagai pemain cadangan menunggu kesempatan lain. Yashin juga bermain sebagai penjaga gawang untuk tim hoki es Dynamo selama tahun-tahun awal upayanya untuk menembus skuad senior. Ia berhasil memenangkan Piala Hoki Es Uni Soviet pada tahun 1953 dan menempati posisi ketiga dalam kejuaraan hoki es Uni Soviet sebagai penjaga gawang.

Ia menghabiskan seluruh karier sepak bola profesionalnya bersama Dynamo Moscow, dari tahun 1950 hingga 1970, memenangkan kejuaraan sepak bola Uni Soviet lima kali dan Piala Soviet tiga kali. Rekan satu tim, rival, sekaligus mentor Yashin di klub adalah Alexei “Tiger” Khomich, kiper tim nasional Soviet, yang menjadi terkenal karena perannya dalam tur Dynamo Moscow di Inggris. Ia juga bersaing secara internal dengan kiper Valter Sanaya, yang meninggalkan klub pada tahun 1953.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *