Jadon Sancho Tinggalkan MU, Kembali ke Dortmund?

Jadon Sancho

jadwalsepakbolahariini – Jadon Sancho dan Manchester United tampaknya berada di titik akhir kisah mereka yang penuh harapan namun berujung kegagalan. Setelah absen hampir satu musim penuh karena konflik dengan manajer Erik ten Hag,The Best-selling Replica Watches UK Swiss Fake Watches At Cheap Price. Sancho menghabiskan paruh kedua musim 2024/25 sebagai pemain pinjaman di Borussia Dortmund — klub yang membesarkan namanya. Kini, setelah masa pinjaman usai, muncul pertanyaan besar: akankah Sancho “balik kucing” ke Signal Iduna Park secara permanen?

Kabar dari berbagai media di Inggris dan Jerman menyebutkan bahwa Sancho ingin tetap di Dortmund, sementara United juga tidak keberatan melepasnya… UK Replica Watches – Cheap Fake Watches UK For Men and Women.asalkan harganya tepat. Tapi benarkah semua pihak akan setuju? Apakah siap kembali meminang Sancho secara penuh setelah dua tahun yang penuh drama?

Mari kita telusuri bagaimana situasi ini berkembang, apa yang jadi pertimbangan kedua klub, dan bagaimana masa depan Sancho bisa berubah dalam hitungan minggu.

jadwalsepakbolahariini

Dari Gemilang ke Meredup: Karier Sancho di MU

Jadon Sancho direkrut oleh Manchester United dari Dortmund pada musim panas 2021 dengan nilai transfer sekitar £73 juta. Best Replica Watches Canada Is Suitable For Men And Women.Saat itu, ia dianggap sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa: cepat, lincah, kreatif, dan punya insting menyerang luar biasa.

Namun, dalam tiga musim di Old Trafford, performa Sancho jauh dari ekspektasi. Angka-angka berbicara:

  • Total 82 penampilan
  • 12 gol dan 6 assist
  • Beberapa kali kehilangan tempat di tim utama
  • Bermasalah dalam konsistensi dan adaptasi taktik

Puncaknya terjadi awal musim 2023/24 saat Sancho secara terbuka berselisih dengan Erik ten Hag yang mengkritik performa latihan sang pemain. Sancho menolak meminta maaf, dikeluarkan dari tim utama, dan menghabiskan lima bulan dalam “pengasingan”.

United akhirnya meminjamkannya ke Dortmund pada Januari 2025 — dan dari situlah cerita baru dimulai.

Kembali Bersinar di Dortmund

Dalam enam bulan masa pinjaman, Sancho tampak seperti pemain yang “pulang ke rumah”. Bersama pelatih Edin Terzic, ia langsung nyetel kembali dalam sistem permainan Dortmund yang menyerang dan cepat. Dalam setengah musim, ia mencatatkan:

  • 5 gol
  • 7 assist
  • Rata-rata 2,5 key passes per laga

Beberapa performa brilian di Liga Champions, termasuk semifinal vs PSG

Lebih dari statistik, Sancho terlihat bahagia dan percaya diri di Dortmund — sesuatu yang nyaris hilang selama di Manchester. Ia bahkan berkata dalam wawancara usai laga Liga Champions:

“Saya merasa seperti saya kembali menjadi diri saya sendiri di sini. Ini rumah kedua saya.”

Dukungan fans Dortmund juga luar biasa. Mereka menyambut Sancho seperti legenda yang kembali dari pengasingan, bukan sekadar pemain pinjaman.

Dortmund Ingin Permanenkan, Tapi…

Melihat dampak positif Sancho, Dortmund sangat tertarik untuk mempermanenkannya. Pelatih Edin Terzic mengatakan secara terbuka:

“Kami ingin mempertahankan Jadon. Ia masih muda, penuh kualitas, dan sangat cocok dengan cara kami bermain.”

Namun menghadapi satu kendala besar: harga.

Manchester United kabarnya mematok angka £45–50 juta untuk melepas Sancho secara permanen. Dortmund, meskipun klub besar, tetap berhati-hati dalam urusan belanja. Berita Bola Mereka hanya bersedia membayar sekitar £30–35 juta, atau mempertimbangkan opsi pinjaman lanjutan dengan klausul beli.

Baca Juga :

Posisi Manchester United: Jual Cepat, Untung Sedikit

MU tampaknya tidak punya niat untuk mempertahankan Sancho. Erik ten Hag, yang kemungkinan masih bertahan sebagai manajer musim depan, tidak melihat Sancho sebagai bagian dari rencana jangka panjang. Manajemen klub pun melihat penjualannya sebagai cara untuk:

  • Mengurangi beban gaji besar Sancho (sekitar £350.000 per minggu)
  • Mendapat dana segar untuk belanja pemain baru
  • Menyingkirkan potensi gangguan ruang ganti

Namun, mereka juga sadar nilai pasar Sancho telah menurun drastis. Dari pembelian £73 juta, kini harus puas melepasnya di angka jauh lebih rendah.

Sumber internal klub menyebutkan bahwa jika tidak ada tawaran permanen memuaskan, MU bisa mempertimbangkan:

  • Meminjamkannya lagi dengan klausul wajib beli
  • Melepasnya ke klub lain di luar Bundesliga (misalnya Juventus atau klub Arab Saudi)
  • Tapi prioritas utama tampaknya tetap: jual, bukan pertahankan.

Ancaman Klub Lain: Dortmund Harus Cepat

Meski Sancho bahagia di Dortmund, ada risiko nyata bahwa klub lain bisa menyabot transfer permanennya. Beberapa klub yang dikabarkan memantau situasi Sancho:

  • Juventus: Ingin winger kreatif, dan Sancho dianggap cocok dengan proyek Thiago Motta
  • Fenerbahce: Dengan Jose Mourinho sebagai pelatih, proyek ambisius mulai dibangun
  • Klub Arab Saudi: Siap tawarkan gaji tinggi jika Sancho bersedia “cash-in” kariernya

Dortmund tahu bahwa untuk mempertahankan Sancho, mereka harus bertindak cepat dan konkret. Jika tidak, mereka bisa kehilangan sang pemain meskipun keduanya saling mencintai.

Sancho: Siap Balik Kucing Secara Permanen?

Pertanyaan terbesar: apakah Sancho memang ingin kembali ke Dortmund untuk jangka panjang?

  • Menurut berbagai laporan dari jurnalis seperti David Ornstein dan Fabrizio Romano, Sancho:
  • Ingin meninggalkan Manchester United secara permanen
  • Lebih memilih Dortmund daripada klub lain
  • Siap menurunkan ekspektasi gaji demi bertahan di Jerman

Ini adalah sinyal kuat. Sang pemain siap “balik kucing” secara penuh, bukan sekadar numpang semusim. Bahkan, disebut-sebut Sancho ingin menjadikan Dortmund sebagai panggung kebangkitannya demi bisa kembali menembus Timnas Inggris jelang Piala Dunia 2026.

Proyeksi Musim Depan: Jika Sancho Bertahan

Jika transfer permanen terwujud, Sancho bisa menjadi pemain kunci Dortmund musim depan. Terlebih setelah kepergian beberapa pemain senior, Dortmund akan mengandalkan:

  • Karim Adeyemi
  • Youssoufa Moukoko
  • Jamie Bynoe-Gittens
  • Felix Nmecha

Jadon Sancho, dengan pengalamannya di Liga Champions dan usia yang masih muda, akan menjadi “veteran muda” yang mengangkat kualitas tim.

Ia bisa kembali mengenakan nomor punggung ikonik 7 dan menjadi wajah baru proyek kebangkitan Dortmund.

Balik Kucing? Peluangnya 70:30

Melihat semua indikator — keinginan pemain, kebutuhan klub, dan situasi MU — peluang Jadon Sancho untuk kembali ke Dortmund secara permanen cukup besar, sekitar 70 persen.

Hambatan utamanya adalah negosiasi harga. Jika MU menurunkan sedikit ekspektasi, atau Dortmund menyodorkan skema kreatif (misalnya cicilan atau pinjaman dengan opsi beli), maka saga ini bisa berakhir dengan happy ending.

Dan jika itu terjadi, maka kisah “balik kucing” Sancho bukan sekadar nostalgia, melainkan awal baru dari kebangkitan karier yang sempat hilang arah di Inggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *